Jurnal AbdiMas Bongaya https://ojs.stiem-bongaya.ac.id/JAB <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal AbdiMas Bongaya&nbsp;(JAB)&nbsp; (e-ISSN&nbsp;2808-9324)&nbsp; </strong>adalah&nbsp;<em>jurnal&nbsp;</em>yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen dan mahasiswa. Diantaranya praktisi, dan ahli kepada masyarakat serta penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JAB meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah bersifat baru, atau komentar dan kritik terhadap tulisan maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.</p> <p style="text-align: justify;">JAB menerapkan kebijakan<em>&nbsp;blind review,&nbsp;</em>dimana setiap tulisan masuk akan dikirimkan kepada mitra bestari yang terdaftar di JAB. Perekrutan mitra bestari dilakukan secara terbuka berbasis kepada kebutuhan. JAB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat, mencakup bidang keilmuan yang relevan. Seperti bidang : biosains, kesehatan, kelautan, pertanian, pendidikan, hukum, ekonomi, dan keteknikan.</p> STIEM Bongaya Makassar en-US Jurnal AbdiMas Bongaya 2808-9324 Penguatan Kesadaran Hukum Pengelolaan Aset Lahan Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan https://ojs.stiem-bongaya.ac.id/JAB/article/view/1053 <p style="text-align: justify; margin: 0cm 14.3pt 0cm 14.2pt;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt;">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat mengenai optimalisasi aset lahan pertanian sebagai strategi penguatan ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pemberdayaan berbasis aset lokal. Sasaran kegiatan adalah kelompok tani, keluarga petani, tokoh masyarakat, karang taruna dan mahasiswa yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi dan pemetaan aset lahan, penyuluhan mengenai fungsi sosial hak atas tanah, legalitas aset pertanahan serta ketahanan pangan keluarga yang dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner berbasis Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fungsi sosial dan ekonomi lahan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dari 45% menjadi 88%, pemanfaatan pekarangan produktif dari 38% menjadi 85%, pemahaman diversifikasi tanaman pangan dari 42% menjadi 82%, serta komitmen mengoptimalkan lahan secara produktif dan berkelanjutan dari 50% menjadi 90%. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan kesadaran hukum dan optimalisasi aset lahan mampu mendukung ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.</span></p> Sri Nanang Meiske Kamba Waode Mustika Avelia Rahma Y. Mantali Mutia Cherawaty Thalib Nirwan Junus Julius T. Mandjo Moh. Taufiq Zulfikar Sarson Karlin Z.Mamu Irlan Puluhulawa Copyright (c) 2026 Jurnal AbdiMas Bongaya 2026-06-26 2026-06-26 6 1 1 10 Edukasi dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Bank Sampah di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar https://ojs.stiem-bongaya.ac.id/JAB/article/view/1066 <p>Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di Indonesia, dengan 65,45 persen sampah nasional tidak terkelola dengan baik. Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, merupakan salah satu wilayah dengan volume sampah tinggi dan inisiatif bank sampah yang membutuhkan penguatan kapasitas dan partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis bank sampah melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2026 di Aula Kantor Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dengan peserta sebanyak 35 orang yang terdiri atas pengurus bank sampah, kader PKK, perwakilan RW/RT, tokoh masyarakat, dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, <em>Focus Group Discussion</em> (FGD), simulasi dan praktik pemilahan sampah, serta evaluasi melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor post-test dibandingkan pre-test, yang mengindikasikan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan. Melalui FGD teridentifikasi kendala utama berupa rendahnya konsistensi pemilahan dari sumber, minimnya sarana prasarana, dan terbatasnya motivasi masyarakat. Sesi praktik pemilahan sampah berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam membedakan sampah organik, anorganik bernilai ekonomi, dan sampah residu. Kegiatan ini juga mendorong komitmen peserta untuk mengaktifkan kembali dan memperkuat kelembagaan bank sampah yang telah ada. Disimpulkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis bank sampah. Kegiatan lanjutan berupa pendampingan berkelanjutan dan penguatan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program.</p> Bau Asseng Aminuddin Tarawe Rahimuddin Ahmad Suseno Hadipurnomo Copyright (c) 2026 Jurnal AbdiMas Bongaya 2026-06-30 2026-06-30 6 1 11 21