Pendampingan Pengelolaan Keuangan Sederhana Untuk UMKM Berbasis Digital
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala utama pada pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital pada pelaku UMKM di Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan langsung (training and mentoring). Peserta kegiatan berjumlah 25 pelaku UMKM yang memenuhi kriteria usaha aktif, belum memiliki pembukuan tertata, serta memiliki perangkat digital sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelatihan, praktik penggunaan aplikasi pembukuan digital, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan usaha, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana. Sebagian besar peserta mampu menggunakan aplikasi pembukuan digital untuk mencatat transaksi secara mandiri dan konsisten. Selain itu, terjadi perubahan perilaku keuangan yang lebih disiplin dan berbasis data dalam pengambilan keputusan usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan pengelolaan keuangan berbasis digital efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas manajerial UMKM desa.
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Gowa dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Gowa.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik E-Commerce Indonesia 2025. Jakarta: BPS RI.
Indonesia.go.id. (2025). Penguatan BUMDes sebagai Motor Ekonomi Desa. Jakarta: Sekretariat Negara RI.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia. (2025). Transformasi Digital UMKM Indonesia. Jakarta: Kadin Indonesia.
World Bank. (2023). Digital Financial Inclusion and MSME Development in Indonesia. Washington, DC: World Bank.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Jakarta: OJK.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Perkembangan Data UMKM dan Usaha Besar. Jakarta: Kemenkop UKM.
Tambunan, T. (2021). UMKM di Indonesia: Perkembangan, Tantangan, dan Kebijakan. Jakarta: LP3ES.
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.
Nababan, D., & Sadalia, I. (2013). Analisis personal financial literacy dan financial behavior mahasiswa. Jurnal Media Informasi Manajemen, 1(1), 1–16.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
OECD. (2020). Financial Literacy and Consumer Protection: Results of OECD Survey. Paris: OECD Publishing.