Transformasi UMKM Go Digital: Pelatihan Penggunaan QRIS untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis Lokal
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sunggu Manai, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya sistem pembayaran nontunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital dan memperluas akses pasar. Berdasarkan data BPS Kabupaten Gowa (2024), jumlah UMKM di Kecamatan Patalassang mencapai lebih dari 1.200 unit usaha, namun sebagian besar masih mengandalkan sistem transaksi konvensional. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, dan pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung pada tanggal 18 September 2025 di Aula Kantor Desa Sunggu Manai, dengan jumlah peserta sebanyak 25 pelaku UMKM. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan literasi digital dan keterampilan teknis dalam penggunaan QRIS melalui aplikasi keuangan digital, serta simulasi transaksi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat dan cara penggunaan QRIS. Sebanyak 88% peserta berhasil mengunduh dan mengaktifkan akun QRIS mereka, sementara 76% menyatakan siap menerapkan transaksi digital dalam kegiatan usaha sehari-hari. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga memperluas peluang pemasaran digital melalui integrasi dengan platform online. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi nyata terhadap percepatan transformasi digital UMKM di wilayah perdesaan serta mendukung program nasional digitalisasi ekonomi. Keberlanjutan program diusulkan melalui pendampingan lanjutan dan kerja sama antara pemerintah desa, lembaga keuangan, serta perguruan tinggi.
References
Bank Indonesia. (2023). Laporan Keuangan dan Statistik Sistem Pembayaran Nasional 2023. Jakarta: Bank Indonesia. Retrieved from https://www.bi.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2021). Kecamatan Pattallassang dalam Angka 2021. Gowa: BPS Kabupaten Gowa. Retrieved from https://gowakab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2024). Kabupaten Gowa dalam Angka 2024. Gowa: BPS Kabupaten Gowa.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Profil UMKM Indonesia 2023. Jakarta: Deputi Bidang UKM. Retrieved from https://kemenkopukm.go.id
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Strategi Nasional Literasi Digital 2022–2024. Jakarta: Kominfo RI.
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin. (2024). Panduan Penulisan Laporan Pengabdian kepada Masyarakat. Makassar: Universitas Hasanuddin Press.
Novianti, D., & Kurniawati, F. (2023). Digitalisasi UMKM melalui penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai di era industri 4.0. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(2), 112–120. https://doi.org/10.47577/jpkmi.v5i2.1332
PPID Kabupaten Gowa. (2023). Profil Kecamatan Patalassang. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gowa. Retrieved from https://ppid.gowakab.go.id
Putri, R. A., & Hidayat, M. (2022). Analisis penerapan QRIS terhadap peningkatan kinerja usaha mikro di masa pasca pandemi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1), 67–78.
Rahman, A., & Latif, M. (2023). Pemberdayaan UMKM berbasis digitalisasi transaksi di Kabupaten Gowa. Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 245–256.
Santoso, B., & Nurhayati, T. (2023). Efektivitas penggunaan QRIS dalam mendukung inklusi keuangan di sektor UMKM. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Digital, 6(1), 55–65. https://doi.org/10.21009/jmkd.061.55
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wijaya, H., & Pratama, I. (2024). Strategi pengembangan UMKM berbasis teknologi finansial di daerah perdesaan. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat (JIPMAS), 3(1), 45–58.
Yuliana, E., & Firmansyah, A. (2023). Literasi digital dan adaptasi teknologi pada UMKM di era ekonomi digital. Jurnal Abdimas Digital, 5(2), 101–109.