Edukasi dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Bank Sampah di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
Abstrak
: Transformasi digital telah menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan dan berkembang di era modern. Namun, masih banyak UMKM di wilayah semi-perkotaan seperti Desa Sokawera kidul yang belum memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan digital marketing, khususnya melalui media sosial dan marketplace. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pelatihan teknis selama tiga hari, dan pendampingan daring selama dua minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 45,3% menjadi 83,7% pada post-test. Sebanyak 90% peserta berhasil membuat dan mengunggah konten promosi, serta 70% berhasil membuat marketplace. Pendampingan pasca pelatihan menunjukkan bahwa 60% peserta tetap aktif mempraktikkan digital marketing. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kehadiran online UMKM lokal. Kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi.
Referensi
ANTARA News. (2025, March 13). KLH: Keterlibatan masyarakat dalam bank sampah perlu pendekatan budaya. https://m.antaranews.com/berita/4708825/klh-keterlibatan-masyarakat-dalam-bank-sampah-perlu-pendekatan-budaya
Garuda. (2026). Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat bank sampah. Garba Rujukan Digital Kemdiktisaintek.
Hermawati, S. N., Mulyana, Y., Fadilah, H. E., S, A. F., Setyono, S. A., & Nugroho, I. S. (2025). Edukasi dan pembentukan bank sampah sebagai solusi pengelolaan lingkungan di Desa Tanjungwangi. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), *6*, 1879–1890. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i3.2636[reference:18]
Khairy, D. G., Nugraha, W. D., Chalisah, S. N., & Ardana, V. R. (2025). Study of domestic waste and its practices in a Semarang neighbourhood. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1556(1), 012098. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1556/1/012098
Kompas.com. (2026, February 26). Perlu strategi terpadu atasi 65 persen sampah nasional yang belum terkelola. https://lestari.kompas.com/read/2026/02/26/150034186/perlu-strategi-terpadu-atasi-65-persen-sampah-nasional-yang-belum-terkelola
Circular economy di tingkat desa: Pemberdayaan Karang Taruna dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah. Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, *4*(1), 92–101. https://doi.org/10.53276/dedikasi.v4i1.238[reference:19]
Okezone.com. (2025, March 5). Pemerintah kejar target pengelolaan sampah lewat 1 RW 1 bank sampah. https://news.okezone.com/amp/2025/03/05/337/3119615/pemerintah-kejar-target-pengelolaan-sampah-lewat-1-rw-1-bank-sampah?page=2
Rohmi, K., Rosyadi, S., Wijaya, S., Azriah, T., Runtiko, A., Yamin, M., & Satyawan, D. (2025). Sosialisasi dan pelatihan pilah sampah untuk kalangan Gen-Z oleh pegiat bank sampah di Kelurahan Kober Banyumas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Administrasi Publik (APdimas), 2(2), 77–87. https://doi.org/10.20884/jpm.v2i2.19516.
Solin, E. (2025). Efektivitas sosialisasi program bank sampah dalam mendorong partisipasi masyarakat: Studi kasus di Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu. Kreativasi: Journal of Community Empowerment, *4*(1).
Wibowo, A., Purwanto W, R., & Juniarto, G. (2025). Pengelolaan sampah anorganik oleh Bank Sampah Maju Lestari RW 03 Bendandhuwur menuju Kampung Lestari. Sabda: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.56444/nnzdqk59[reference:22]