Pendampingan Kewirausahaan bagi Masyarakat untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
Abstrak
Kemandirian ekonomi masyarakat desa merupakan indikator penting keberhasilan pembangunan berbasis pemberdayaan. Desa Sanrobone di Kabupaten Takalar memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup besar, meliputi sektor pertanian, perikanan pesisir, serta wisata budaya sejarah. Namun, keterbatasan keterampilan kewirausahaan, manajemen usaha, dan akses pemasaran menyebabkan potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat melalui program pendampingan terpadu. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi lokal, pelatihan kewirausahaan, pendampingan pengembangan usaha, serta evaluasi keberhasilan program. Kegiatan melibatkan pelaku usaha mikro, kelompok ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kewirausahaan, kemampuan pengolahan produk lokal, keterampilan pemasaran digital, serta motivasi berusaha masyarakat. Selain itu, beberapa peserta mulai mengembangkan usaha berbasis komoditas lokal seperti olahan jagung dan produk pangan rumah tangga. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha baru di desa. Pendampingan berkelanjutan dan dukungan pemerintah desa diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program.
Referensi
Abd. Mansyur Mus, Sufiati, Muh. Umar Data, Eva Marin Sambo, Susiana Muchtar, Dharmawaty Djaharuddin, Sitti Mispa, Husnul Khatimah, Ahmad Akbar (2024). Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dalam Peningkatan Produktivitas UMKM Di Sanrobone. Jurnal Abdimas Bongaya Vol 4 Nomor 1
Bhatia-Kalluri, A. (2021). E-commerce for rural micro-entrepreneurs: Mapping restrictions and trends for development. Electronic Commerce Research and Applications.
Boudreaux, C. J., Jha, A., & Escaleras, M. (2021). How institutions affect entrepreneurship following natural disasters. Journal of Entrepreneurship and Public Policy, 10(1), 68–88.
Handiman, U. T. (2025). Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pemasaran digital bagi UMKM desa. Dharma Bhakti Ekuitas, 10(1), 45–55.
Kamutuezu, E. U., Winschiers-Theophilus, H., & Peters, A. (2021). Adoption of ICT-enabled entrepreneurship applications in rural communities. Information Technology for Development, 27(3), 560–578.
Malanga, D. F., & Banda, M. (2021). ICT use and livelihoods of women microenterprises in rural areas. Information Technology for Development, 27(2), 304–321.
Mardiana. Ana, Sitti Mujahida Baharuddin, Ardi Tjiang Y. Suryady, William Jose Sutadji, Excel Limbunan (2023). PKM Desa Paccekke dalam Peningkatan Produksi dan Pemasaran Hasil Produk Bumi. Jurnal abdimas Bongaya Vol 3 Nomor 2.
Patulak, I. M. (2025). Efektivitas pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal dalam meningkatkan kapasitas usaha masyarakat desa. Jurnal Ekonomi dan Sosial, 14(1), 33–44.
Rahayu, Y. C., Lestari, P., & Rahayu, E. L. (2025). Pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan dalam meningkatkan ekonomi ibu rumah tangga. Jurnal Abdimas Galuh, 7(1), 112–121.
Rahmawati, U. (2025). Pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal untuk pemberdayaan komunitas desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 201–210.
Ramadhan, T. R. (2025). Community empowerment through social entrepreneurship: Building economic independence. Jurnal Aristo, 13(1), 55–68.
Rohman, A. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan marketplace berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Ekonomi, 6(1), 77–86.
Septiawati, S. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan di desa tertinggal. Jurnal Nusantara Mengabdi, 4(2), 98–108.
Wicaksono, A., & Santoso, B. (2021). Pemberdayaan pemuda desa melalui pelatihan kewirausahaan berbasis digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 145–154.