Membangun Kepercayaan dan Citra Positif Sekolah dalam Meningkatkan Kepuasan Orang Tua

Authors

  • Firmansyah STIEM Bongaya
  • Abrar Mustafa STIEM Bongaya

DOI:

https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i2.1076

Abstract

Persaingan antar-sekolah dan perubahan preferensi orang tua menuntut lembaga pendidikan untuk mengelola kualitas layanan secara profesional. Kepuasan orang tua merupakan aset reputasional yang menentukan kepercayaan, rekomendasi, dan keberlanjutan jumlah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan pendidikan terhadap kepuasan orang tua siswa, dengan kepercayaan dan citra sekolah sebagai variabel mediasi, studi kasus di Yayasan Alhanif Inspirasi Bulukumba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis) berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Sampel terdiri dari 7 orang tua siswa yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas layanan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan langsung terhadap kepuasan orang tua (β=0,384; p=0,001); (2) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan langsung terhadap kepuasan orang tua (β=0,514; p=0,000); (3) Citra sekolah berpengaruh positif tetapi tidak signifikan langsung terhadap kepuasan orang tua (β=0,114; p=0,463); (4) Pengaruh tidak langsung kepercayaan dan citra sekolah melalui kualitas layanan terhadap kepuasan orang tua juga terbukti tidak signifikan. Disimpulkan bahwa kualitas layanan dan kepercayaan merupakan faktor kunci penentu kepuasan orang tua di Yayasan Alhanif. Sementara itu, citra sekolah, meskipun positif, bukanlah prediktor utama kepuasan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa sekolah harus memprioritaskan peningkatan kualitas layanan yang konkret dan membangun komunikasi yang transparan untuk memupuk kepercayaan, daripada sekadar mengandalkan pembangunan citra. Strategi ini dianggap lebih efektif dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas orang tua siswa.

References

Adebayo, A., Johnson, T., & Ibrahim, K. (2021). Financial management efficiency and patient satisfaction in public healthcare institutions. International Journal of Healthcare Management, 14(3), 455–463.

Arifin, Z. (2020). Pengaruh perubahan regulasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 45–57.

Azwar, A. (2012). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Bina Rupa Aksara.

Barnes, J. G. (2006). Secrets of Customer Relationship Management. New York: McGraw-Hill.

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2018). Fundamentals of Financial Management (15th ed.). Cengage Learning.

Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Congressional Quarterly Press.

Fauzi, A., Rahman, M., & Yusuf, H. (2022). Hospital financial governance and service quality improvement: Evidence from public hospitals in Southeast Asia. Journal of Health Organization and Management, 36(4), 501–517.

Harahap, S. S. (2017). Pengantar Akuntansi. Jakarta: Rajawali Pers.

Hood, C. (1991). A public management for all seasons. Public Administration, 69(1), 3–19.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Harvard Business School Press.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Mardiasmo. (2018). Manajemen Keuangan Publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Mardiana. (2020). Penggunaan skala Likert dalam pengukuran persepsi layanan kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian Kesehatan, 5(1), 22–30.

Mulyadi. (2019). Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat.

Nurhayati, A., Abdullah, S., & Karim, R. (2023). Policy implementation and hospital service quality improvement in Indonesia public healthcare sector. International Journal of Public Sector Performance Management, 11(2), 145–159.

Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Pohan, I. S. (2006). Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC.

Rahman, M. R., Abdullah, N., & Hassan, S. (2021). Service quality as determinant of patient satisfaction in public hospitals. Journal of Healthcare Quality Research, 36(5), 289–298.

Sartika, D., Putri, L., & Hamzah, A. (2022). The impact of national health insurance policy on patient satisfaction in Indonesian public hospitals. Journal of Public Health Policy, 43(2), 233–248.

Scott, W. R. (2014). Institutions and Organizations: Ideas, Interests, and Identities (4th ed.). Sage Publications.

Suryani, R., Prasetyo, D., & Wulandari, F. (2023). Regulatory reform and service quality enhancement in regional public hospitals. Journal of Health Policy and Management, 8(1), 54–67.

Supriyadi. (2019). Dasar-Dasar Pengelolaan Keuangan Rumah Sakit. Jakarta: Salemba Empat.

Sutedi, A. (2013). Perubahan Regulasi dan Implikasinya terhadap Pelayanan Publik. Jakarta: Sinar Grafika.

Tjiptono, F. (2012). Service, Quality & Satisfaction. Yogyakarta: Andi Offset.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Ojo, O., Adekunle, S., & Bello, A. (2020). Financial resource allocation and healthcare service quality in hospital organizations. African Journal of Health Economics, 8(2), 77–89.

Downloads

Published

2026-08-20

How to Cite

Firmansyah, & Abrar Mustafa. (2026). Membangun Kepercayaan dan Citra Positif Sekolah dalam Meningkatkan Kepuasan Orang Tua. BJRM (Bongaya Journal of Research in Management), 9(2), 534–548. https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i2.1076