Efisiensi Rantai Pasok pada Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar

Authors

  • Nur Indah Politeknik Nusantara Makassar
  • Kamelia Sirong Politeknik Nusantara Makassar
  • Muhammad Tahrir Islam Kansi Politeknik Nusantara Makassar
  • Bustam STIEM Bongaya Makassar

DOI:

https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i2.1098

Abstract

Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar merupakan simpul strategis distribusi barang di Indonesia Timur. Efisiensi rantai pasok pada simpul ini tidak hanya ditentukan oleh kapasitas dermaga, tetapi juga oleh keterpaduan proses kapal, bongkar muat, penumpukan, pelayanan gerbang, transportasi darat, pertukaran dokumen, dan koordinasi antarpelaku. Artikel ini bertujuan menganalisis faktor penentu efisiensi rantai pasok serta merumuskan strategi perbaikannya berdasarkan kajian jurnal nasional tujuh tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terarah terhadap artikel tahun 2020–2025 yang membahas Pelabuhan Soekarno–Hatta, Terminal Petikemas Makassar, dan Makassar New Port. Analisis dilakukan melalui pengelompokan bukti ke dalam lima dimensi, yaitu kapasitas dan utilisasi fasilitas, produktivitas bongkar muat, dwelling time, integrasi logistik, serta digitalisasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kapasitas fisik pada sejumlah indikator masih relatif memadai, tetapi efisiensi end-to-end dapat tertahan oleh idle time, antrean, gangguan alat, ketidakseimbangan aliran dermaga–lapangan–gerbang, dan fragmentasi informasi. Oleh sebab itu, peningkatan efisiensi perlu diarahkan pada pengendalian berbasis waktu dan biaya total, bukan hanya peningkatan throughput. Strategi prioritas meliputi integrasi data antarpelaku, pengendalian appointment truk, pemeliharaan alat berbasis keandalan, sinkronisasi rencana kapal dan yard, serta dashboard kinerja bersama. Artikel menyimpulkan bahwa efisiensi rantai pasok pelabuhan memerlukan orkestrasi lintas organisasi dengan indikator kinerja yang menghubungkan sisi laut dan sisi darat.

References

Badan Pusat Statistik Kota Makassar. (2025). Statistik transportasi laut Kota Makassar 2024. Badan Pusat Statistik Kota Makassar.

Damayanti, R., Chairunnisa, A. S., Manapa, E. S., Sampetoding, E. A. M., Chan, T. K., & Idrus, M. (2023). Performance analysis of Terminal II of the New Makassar Container Port in supporting logistics distribution in South Sulawesi. Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, 20(2), 238–250. https://doi.org/10.14710/kapal.v20i2.53548

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2023. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2024). Statistik perhubungan laut 2024. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Ningrum, A. C. P., Idrus, M., & Ardianti, A. (2023). Optimal capacity analysis of container yard in Makassar New Port. Zona Laut: Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan, 4(3).

Notteboom, T., Pallis, A. A., & Rodrigue, J.-P. (2022). Port economics, management and policy. Routledge.

Pallis, A. A., & De Langen, P. W. (2023). Port governance and performance: Emerging issues in contemporary port management. Maritime Economics & Logistics.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero). (2024). Laporan tahunan 2023. PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

PT Pelabuhan Indonesia (Persero). (2024). Layanan kapal tumbuh 6,01%, Pelindo Regional 4 catat peningkatan kinerja positif di semester I 2024. PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

PT Pelabuhan Indonesia (Persero). (2025). Laporan tahunan 2024. PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

PT Pelabuhan Indonesia (Persero). (2025). Pelindo Regional 4 catat kinerja positif di 2024, IKN jadi pemantik pertumbuhan. PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

PT Pelindo Multi Terminal. (2024). Transformasi dan standardisasi operasional Pelabuhan Makassar capai kinerja positif. PT Pelindo Multi Terminal.

Roso, V., Woxenius, J., & Lumsden, K. (2009). The dry port concept: Connecting container seaports with the hinterland. Journal of Transport Geography, 17(5), 338–345. https://doi.org/10.1016/j.jtrangeo.2008.10.008

Talley, W. K. (2006). Port economics. Routledge.

Tongzon, J. L. (2001). Efficiency measurement of selected Australian and other international ports using data envelopment analysis. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 35(2), 107–122. https://doi.org/10.1016/S0965-8564(99)00049-X

United Nations Conference on Trade and Development. (2023). Review of maritime transport 2023. United Nations.

United Nations Conference on Trade and Development. (2024). Review of maritime transport 2024. United Nations.

Wang, G. W. Y., Cullinane, K., & Song, D.-W. (2003). Container port production efficiency: A comparative study of DEA and stochastic frontier analysis. Maritime Economics & Logistics, 5, 89–108.

World Bank. (2023). Connecting to compete 2023: Trade logistics in an uncertain global economy—The Logistics Performance Index and its indicators. World Bank.

World Bank. (2023). The Logistics Performance Index 2023. World Bank.

Yap, W. Y., Lam, J. S. L., & Notteboom, T. (2006). Developments in container port efficiency and productivity. Maritime Economics & Logistics, 8, 1–19.

Yen, B. T. H., Huang, M.-J., Lai, H.-J., Cho, H.-H., & Huang, Y.-L. (2023). How smart port design influences port efficiency—A DEA-Tobit approach. Research in Transportation Business & Management, 46, Article 100862. https://doi.org/10.1016/j.rtbm.2022.100862

Downloads

Published

2026-08-17

How to Cite

Nur Indah, Kamelia Sirong, Muhammad Tahrir Islam Kansi, & Bustam. (2026). Efisiensi Rantai Pasok pada Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar. BJRM (Bongaya Journal of Research in Management), 9(2), 498–508. https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i2.1098