Model Kinerja Pegawai: Peran Karakteristik Individu, Karakteristik Pekerjaan, dan Kepuasan Kerja

Authors

  • Hardiani STIEM Bongaya
  • Bachtiar Fachruddin STIEM Bongaya
  • Firmansyah Halim STIEM Bongaya

DOI:

https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i1.592

Keywords:

Bank digital, Bank digital syariah, Keuangan digital syariah, Inklusi keuangan syariah, Literasi keuangan syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Karakteristik Individu dan Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Populasi penelitian adalah seluruh pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Implementasi penelitian dilakukan melalui penyusunan instrumen berdasarkan indikator variabel, pengujian validitas dan reliabilitas, serta analisis data menggunakan aplikasi SmartPLS melalui evaluasi model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik Individu dan Karakteristik Pekerjaan tidak berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja Pegawai. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, yang selanjutnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Kepuasan Kerja memediasi secara penuh pengaruh Karakteristik Individu dan Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja perlu difokuskan pada peningkatan kepuasan kerja dalam organisasi.

References

Arifin, Z. (2020). Pengaruh perubahan regulasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 45–57.

Azwar, A. (2012). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Bina Rupa Aksara.

Barnes, J. G. (2006). Secrets of Customer Relationship Management. New York: McGraw-Hill.

Harahap, S. S. (2017). Pengantar Akuntansi. Jakarta: Rajawali Pers.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Mardiasmo. (2018). Manajemen Keuangan Publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Mardiana. (2020). Penggunaan skala Likert dalam pengukuran persepsi layanan kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian Kesehatan, 5(1), 22–30.

Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Pohan, I. S. (2006). Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC.

Supriyadi. (2019). Dasar-Dasar Pengelolaan Keuangan Rumah Sakit. Jakarta: Salemba Empat.

Sutedi, A. (2013). Perubahan Regulasi dan Implikasinya terhadap Pelayanan Publik. Jakarta: Sinar Grafika.

Tjiptono, F. (2012). Service, Quality & Satisfaction. Yogyakarta: Andi Offset.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Downloads

Published

2026-03-23

How to Cite

Hardiani, Bachtiar Fachruddin, & Firmansyah Halim. (2026). Model Kinerja Pegawai: Peran Karakteristik Individu, Karakteristik Pekerjaan, dan Kepuasan Kerja . BJRM (Bongaya Journal of Research in Management), 9(1), 412–421. https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i1.592