Peran Trust Dan Keamanan Dalam Transaksi Online Terhadap Pengguna E-Commerce Shoopee di Kalangan Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Megarezky)
DOI:
https://doi.org/10.37888/bjrm.v9i1.944Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat secara signifikan, khususnya pada aktivitas belanja daring. Platform e-commerce seperti Shopee semakin populer di kalangan mahasiswa, terutama karena memberikan kemudahan akses, pengalaman pengguna yang intuitif, serta persepsi keamanan dalam bertransaksi. Namun demikian, keberhasilan transaksi daring tidak hanya ditentukan oleh efisiensi sistem, tetapi juga oleh tingkat Trust pengguna terhadap keamanan platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran trust dan keamanan sistem dalam membentuk keputusan transaksi mahasiswa Universitas Megarezky yang menggunakan Shopee. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan frekuensi tematik. Sebanyak 30 mahasiswa diambil sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner semi-terstruktur dan dianalisis dengan proses kategorisasi tema. Temuan menunjukkan bahwa Trust menjadi alasan dominan pengguna memilih Shopee (40%), diikuti kemudahan penggunaan antarmuka (33%), harga lebih murah (20%), dan reputasi pelayanan baik (7%). Selain itu, 87% responden menyatakan tidak pernah mengalami persoalan keamanan, meskipun 13% menyebutkan adanya pengalaman dana tertahan namun kembali terselesaikan. Hasil penelitian menegaskan bahwa trust dan keamanan menjadi determinan utama keputusan transaksi mahasiswa. Sistem escrow, jaminan pengembalian dana, reputasi platform, serta pengalaman positif pengguna memperkuat persepsi keamanan dan mendorong loyalitas bertransaksi. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam memahami model pembentukan Trust pengguna e-commerce dalam konteks pendidikan tinggi, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengelola platform digital dalam meningkatkan kualitas keamanan transaksi dan layanan konsumen.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Bauer, R. A. (1960). Consumer behavior as risk taking. In R. S. Hancock (Ed.), Dynamic marketing for a changing world (pp. 389–398). American Marketing Association.
Bhattacherjee, A. (2001). Understanding information systems continuance: An expectation-confirmation model. MIS Quarterly, 25(3), 351–370. https://doi.org/10.2307/3250921
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Delviana, D., & Rahmiati, R. (2023). Pengaruh kualitas website, keamanan, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen Shopee. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(1), 45–56.
Denzin, N. K. (2017). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. Routledge.
Flavián, C., & Guinalíu, M. (2006). Consumer trust, perceived security and privacy policy: Three basic elements of loyalty to a web site. Industrial Management & Data Systems, 106(5), 601–620. https://doi.org/10.1108/02635570610666403
Gefen, D. (2000). E-commerce: The role of familiarity and trust. Omega, 28(6), 725–737. https://doi.org/10.1016/S0305-0483(00)00021-9
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2017). E-commerce 2017: Business, technology, society (13th ed.). Pearson.
Latifah, N., Mulyani, S., & Rizal, H. (2022). Pengaruh e-security terhadap e-trust dan niat pembelian ulang konsumen Shopee. Jurnal Administrasi Bisnis, 14(2), 123–134.
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080335
McKnight, D. H., Choudhury, V., & Kacmar, C. (2002). Developing and validating trust measures for e-commerce: An integrative typology. Information Systems Research, 13(3), 334–359. https://doi.org/10.1287/isre.13.3.334.81
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nurikmah, S., Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2022). Pengaruh keamanan sistem pembayaran dan kualitas layanan terhadap trust konsumen pada ShopeePay. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 3(2), 87–99.
Pavlou, P. A. (2003). Consumer acceptance of electronic commerce: Integrating trust and risk with the technology acceptance model. International Journal of Electronic Commerce, 7(3), 101–134. https://doi.org/10.1080/10864415.2003.11044275
Sanjaya, M., & Ekowati, S. (2023). Privasi, keamanan, dan trust dalam memengaruhi niat bertransaksi online di Shopee. Jurnal Manajemen & Bisnis Digital, 5(1), 66–79.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurjanna Hayati Husain, Ahmad Farhan, Oktavianty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





